Al Mahfudhoot (Part 4)


Man Qolla Shidquhu qolla shodiiquhu

Man Qolla Shidquhu qolla shodiiquhu Barang siapa sedikit jujurnya sedikit pula temannya

Sebagai seorang guru, kejujuran menjadi fokus utama saya untuk ditanamkan ke karakter siswa karena berdasarkan pengamatan saya tentang gejolak sosial masyarakat yang ada sampai dengan saat ini khususnya negara indonesia, sikap jujur sudah mengalami penurunan drastis, faktanya adalah kasus kerah putih (KKN, dll) yang notabene para pelakunya adalah orang-orang “berpendidikan” dan “akademisi atau eks akademisi”, kasus mereka mengambang tak terpecahkan karena kepintaran mereka menghindari kejujuran.

Flash back 2011, masih ingat kasus Ny. Siami? Masih ingat bagaimana Reaksi negatif yang ditampilkan warga menanggapi aksi Ny. Siami mengungkap praktek mencontek massal di SDN Gadel II/577 Tandes,Surabaya? Ini fakta lainnya yang menunjukkan adanya Baca Kelanjutannya…

Advertisements

Al Mahfuudhoot (Part 3)


Barang siapa yang sabar, maka ia beruntung

Barang siapa yang sabar, maka ia beruntung

Ketika saya mendengar kata sabar, saya sangat khawatir tidak bisa membahas tuntas kata yang satu ini karena kata ini sangat luas maknanya SABAR bisa identik dengan kata TABAH, TEKUN, IKHLAS, TAWAKKAL, TENANG, dan Menahan/Mengendalikan Diri.

Sabar bermakna Tawakkal, Tabah, Ikhlas, dan Tenang

Orang-orang sabar yang masuk dalam kategori ini adalah orang-orang sabar yang disebutkan dalam Al Quran seperti berikut ini :

Baca kelanjutannya…

Al Mahfudhoot (Part 2)


Barang Siapa berjalan pada jalurnya, maka ia akan sampai

Barang Siapa berjalan pada jalurnya, maka ia akan sampai

Kata وَصَلَ yang berarti sampai, sampai di sini maksudnya adalah sampai pada sebuah tujuan dan cita-cita atau angan-angan. Sebagai seorang manusia, apa yang menjadi tujuan hidup kita? Pastilah jawabannya Kebahagiaan Dunia dan Akherat (iya apa iya? Pasti iya…). Kebahagiaan Akherat pastinya sudah jelas, taat melakukan perintah Allah dan menjauhi larangannya, tapi bagaimana dengan kebahagiaan dunia? Apakah cukup hanya dengan harta yang melimpah dan jabatan yang tinggi? Ataukah cukup hanya dengan cinta dan kasih sayang?

Baca selengkapnya…

Pesan Rahasia “si Anak Batu” untuk siswa Pak Andy


“Assalamualaikum Wr. Wb, anak-anakku…(murid kelas 4 SD : red), pada zaman dahulu kala hiduplah seorang anak yatim, Ayahnya ayo baca selanjutnya…

Bila Seorang Penjahat Memiliki Kemampuan layaknya Chris Jhonson/Frank Cadillac, apa jadinya…?


17 Januari 2012 jam 23.00 WIB, salah satu stasiun TV Swasta Nasional kita menayangkan film Berjudul Next Selengkapnya click di sini ya…

Mentari di Bumi Purwakarta


Liputan Pelatihan TOT (Training Of Trainer) ICT di Indosat Training Center and Conference Purwakarta Jawa Barat

Senin 26 Desember 2011, saat itu jam menunjukkan pukul 07.30 WIB matahari bersinar cerah secerah harapan dan wajah saya beserta istri saat melangkahkan kaki dengan mantap menuju Islamic Center Bekasi tempat berkumpulnya para “Pelopor Pendidikan ICT Bekasi” yang diprakarsai oleh Indosat, IGI Bekasi, dan Be-Blog (Blogger Bekasi). Kami menjadi peserta yang hadir pertama dan disambut oleh Panitia yang sudah hadir lebih dulu. Saya senang melihat pemandagan ini, “Langkah awal yang bagus, inilah sebuah wajah pendidikan yang sukses” kataku dalam hati, bagaimana tidak, di saat pemerintah “berkoar-koar” tentang etos kerja terutama masalah keterlambatan masuk jam kerja beberapa PNS, kami para peserta dan panitia TOT ICT (150 orang) mampu datang tepat waktu bahkan satu-dua jam sebelum keberangkatan, salam salut plus hormat saya berikan kepada seluruh Panitia dan Peserta.

Salah seorang peserta Berpose di bus

Panitia membagi peserta menjadi 2 rombongan sesuai bus yang akan kita naiki, rombongan pertama adalah para ibu-ibu dan kedua adalah Bapak-bapak. Tak menunggu beberapa lama, kamipun berangkat menuju Indosat Training Center and Conference (ITCC) Jatiluhur Purwakarta yang akan menjadi “Rumah Pembaharuan” bagi kami “para Guru MENTARI pendidikan ICT” (demikian saya menyebut Para peserta dan Panitia) yang akan menyinari dunia pendidikan Indonesia khususnya Bekasi secerah Mentari Pagi menyinari dunia. Amin…. Baca kelanjutannya…

Ketika Tahun Baru dan Tahun “Jadul” Tertawa lalu Malaikat Isrofil pun ikut Meniup Terompet


Malam Tahun Baru 2012 telah berlalu menyusul “teman-temannya” atau bisa dikatakan “kakak-kakaknya” (malam-malam tahun baru sebelumnya), seperti halnya setiap Malam-malam  pergantian tahun baru yang terjadi di setiap penghujung tahun, aktifitas yang dilakukan oleh seluruh masyakat di dunia nyaris sama atau bisa dikatakan sama, berulang-ulang dan telah menjadi sebuah habbit bahkan trend pergaulan.

Pedagang Terompet Tahun Baru berjejer sepanjang jalanan

Pedagang Terompet Tahun Baru berjejer sepanjang jalanan

Malam Pergantian tahun 2012 pun tak jauh berbeda nasibnya dengan “pendahulunya” dimeriahkan dengan pemandangan para pedagang terompet di setiap sudut kota sejak pagi hari 31 Desember 2011, pemandangan lainnya arus laju kendaraan menuju ke berbagai titik keramaian, tempat-tempat yang menyajikan hiburan pun diserbu kerumunan massa, beribu-ribu tusuk sate laku terjual, arang yang hitam sekalipun diborong habis sebagai bahan perayaan bakar sate dan kambing guling.

Saat Detik-detik “Pelantikan” tahun baru 2012 dan “Salam Perpisahan” tahun 2011 tiba, kembali aktifitas yang sama di setiap penghujung tahun terjadi lagi, beberapa tempat melakukan Count down, setelah itu terdengar tiupan “terompet perang” dibarengi dentuman-dentuman petasan dan kembang api di seantero dunia bak perang masal. Baca kelanjutannya…